cornerstone_geothermal1

Jika kalian menggali lubang besar lurus ke bawah bumi, kalian akan merasakan bahwa semakin dalam maka suhu akan semakin panas. Kenapa demikian? Itu karena bagian dalam bumi itu panas. Panas ini disebut energi panas bumi (energi geothermal).

Panas bumi atau geothermal terbentuk akibat adanya proses lempeng tektonik yang terjadi sejak planet ini diciptakan Allah. Bumi kita ini dapat dikatakan terbentuk dari 3 lapisan yakni crustsebagian lapisan terluar bumi yang sering disebut sebagai kerak bumi atau kulit bumi, mantel atau selubung bumi, dan core atau inti bumi.

Kita tahu bahwa permukaan bumi itu tak rata, ketidakrataan permukaan bumi ini mengakibatkan ketebalan kulit bumi sangat bervariasi. Kulit bumi di daratan (continent) biasanya akan lebih tebal daripada yang di dasar lautan. Tebalnya kulit bumi di daratan sekitar 35 kilometer, untuk dasar lautan hanya sekitar 5 kilometer. Lapisan kulit bumi ini merupakan batuan yang memiliki massa jenis (density) sekitar 3 gr/cm3. Selubung bumi memiliki ketebalan sekitar 3000 kilometer, sedangkan inti bumi memiliki ketebalan hingga 3500 kilometer.

Panas bumi terbentuk akibat adanya proses lempeng tektonik. Contoh lempeng tektonik adalah bumi Indonesia yang memiliki 3 lempeng aktif yakni lempeng Pasific, lempeng Indo-Australia (India-Australia) dan lempeng Eurasia. Tumbukan antar ketiga lempeng ini akan mengakibatkan terjadinya energy panas bumi.

Lempeng tektonik bersifat mengalirkan panas dari bagian inti bumi. Pada area ini banyak terbentuknya gunung-gunung berapi yang memiliki reservoir panas hingga mencapai 5400°C lebih. Kenapa inti bumi bisa panas seperti itu? Inti bumi panas dikarenakan bagian inti mendapatkan tekanan begitu besar karena gravitasi bumi sehingga bagian inti menjadi yang paling terdesak.

Bumi mengandung banyak bahan radioaktif semisal uranium-235, uranium-238, dan thorium 232. Bahan-bahan radioaktif ini mengalami peluruhan dan menimbulkan panas yang sangat tinggi, dan panas ini selalu menekan kesegala arah dan berusaha untuk keluar ke area yang tekanannya lebih rendah, namun demikian tertahan oleh sekeliling mantel bumi. Panas inti bumi ini melelehkan bebatuan atau magmatisasi yang kemudian memanaskan kandungan air yang ada didalam bumi, air itu menjadi panas. Air yang panas ini mengalir deras ke permukaan bumi dalam bentuk sumber air panas atau sumber uap panas. Berikut satu video yang memperlihatkan salah satu sumber air panas.

Manifestasi panas bumi dapat berupa mata air panas, tanah panas, kolam air panas, lumpur panas, fumarole/solfatar, geyser, sinter, dan alterasi. Mata air panas merupakan tempat keluarnya air tanah melalui celah-celah atau celah akibat rekahan bebatuan secara alami yang memiliki suhulebih tinggi dari suhu badan atau udara sekitarnya.

Tanah panas merupakan manifestasi panas bumi berupa tanah panas beruap. Uapnya berasal dari air panas yang tertutupi lapisan tanah. Kolam air panas, terbentuk karena adanya aliran air panas ke permukaan, membentuk kolam dengan suhu di bawah titik didih, biasanya diiringi letupan-letupan kecil non-condensable gas CO2.

Fumarol, berupa hembusan gas, terutama mengandung gas H2S dan belerang. Geyser, merupakan mata air panas yang menyembur ke udara dengan selang waktu tertentu dan ketinggian semburan beragam. Sinter, adalah endapan silika atau karbonat hasil aktivitas mata airpanas atau geyser. Alterasi, adalah perubahan komposisi bantuan yang terbentuk akibat proses interaksi antara fluida panas dan gas dengan batuan yang dilewati.

Secara prinsip proses fisika terjadi pada terbentuknya panas bumi ini, yaitu adanya proses perpindahan panas (heat transfer) dari sumber panas di inti bumi ke lapisan sekelilingnya baik secara konveksi maupun konduksi.

Konveksi yaitu terjadi saat adanya rambatan atau perpindahan panas melalui air dengan suatu sumber panas, sedangkan jika rambatan panas tersebut melalui bebatuan maka proses perpindahan panas tersebut merupakan konduksi.

Pemanfatan energi panas bumi oleh manusia salahsatunya digunakan untuk pembangkitlistrik tenaga panas bumi (PLTP), yang menggunakan panas dari dalam bumi untuk menghasilkan uap guna menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik. PLTP sangat ramah lingkungan karena tidak menimbulkan gas emisi sebagaimana pembangkit listrik berbahan bakar yang berasal dari fossil.

Di pembangkit listrik tenaga panas bumi, sumur dibor 1 hingga 2 mil ke dalam bumi untuk memompa uap atau air panas ke permukaan tanah. Kita dapat menemukan pembangkit listriktenaga panas bumi di daerah-daerah yang memiliki banyak sumber air panas, gunung berapi, karena tempat-tempat tersebut banyak memiliki sumber sangat panas tepat di bawah permukaannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s